Suka Duka Habsi – Irwan Taklukkan Jalur Bela Kopeang

  • Whatsapp

Mamuju – Menggunakan mobil OffRoad dikawal puluhan motor trail Habsi – Irwan akhirnya sampai juga di Desa Bela – Kopeang.

Sekira pukul 09:00 Sabtu pagi, rombongan Habsi – Irwan meninggalkan kota Mamuju menuju Desa Bela – Kopeang yang menempuh jarak kurang lebih 35 KM dari ibu kota Kecamatan Tapalang.

Read More

Dalam lika liku suka dan duka perjalanannya, semak belukar hingga lumpur bebatuan dan kicauan burung diatas pohon hutan belantara seolah menjadi saksi perjalanan rombongan Habsi – Irwan untuk sampai di tujuan dengan menempuh perjalanan sehari penuh.

Dalam perjalanan yang memakan waktu sehari penuh, beberapa kali Habsi Wahid dan Irwan Satya Putra Pababari harus berjalan kaki lantaran kendaraan yang dilaluinya seolah ditaklukkan oleh medan yang begitu ekstrim penuh lumpur dan bebatuan.

Tiba di Bela jam 15:00, Habsi – Irwan langsung mengelar pertemuan kampanye terbatas dengan masyarakat sembari istirahat. Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan menuju Kopeang.

Singkatnya, sekira pukul 18:30 usai sholat magrib barulah rombongan calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Habsi Wahid dan Irwan Satya Putra Pababari sampai di Desa Kopeang dengan pakain basah kuyup dan penuh lumpur namun tetap tersenyum. Pukul 20:00 Habsi – Irwan Kembali mengelar pertemuan terbatas dan memaparkan visi – Misinya.

Kampanye terbatas bukanlah tujuan utama Habsi – Irwan menginjakkan kakinya di Desa Bela – Kopeang, kampanye hanyalah sebagai bumbu – bumbu perjalanan. Habsi – Irwan ke Desa Bela – Kopeang cenderung menunaikan nazar dan mengobati kerinduan antar masyarakat dan dirinya.

Animo dan antusias Masyarakat Menyambut Habsi – Irwan

Setibanya di Desa Bela – Kopeang, Habsi – Irwan dan rombongan disambut oleh masyarakat dengan nuansa kekeluargaan penuh rasa gembira bercampur rasa haru lantaran masyarakat yang membayangkan perjuangan, pengorbanan dan kerja keras Habsi – Irwan untuk bisa sampai pada Bela – Kopeang.

Mereka tak menyangka sepasang calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju yaitu Habsi – Irwan nomor urut 2 yang mereka sangat idolakan akan tiba di Desa mereka, apatahlagi salah seorang diantara rombongan tersebut ada anak dari sosok pahlawan besar bagi masyarakat Desa Bela – Kopeang.

Untuk menjamu tamu istimewa mereka, masyarakat Desa Bela – Kopeang bergotong royong memotong se-ekor sapi ternak mereka sebagai hidangan makan malam bersama.

Kisah H. Almalik Pababari Dianggap sebagai Pahlawan Masyarakat Bela – Kopeang

Keterangan Gambar: Nurdin yang bercerita tentang sosok H. Almalik Pababari

Diceritakan oleh Nurdin salah seorang tokoh masyarakat sekaligus tokoh hadat Bela – Kopeang, masyarakat sangat bergembira dan bahagia bercampur rasa haru karena dikunjungi langsung Bupati Mamuju Habsi Wahid Bersama Irwan Satya Putra Pababari.

Selain itu, Iapun merasa sangat bangga karena dikunjungi oleh anak dari sosok yang dianggap pahlawan bagi masyarakat Desa Bela Kopeang yaitu H. Almalik Pababari.

“ Ini adalah sejarah baru bagi Masyarakat bela dan kopeang, sepanjang berdirinya desa ini, barulah ada Bupati dan Wakil bupati yang mengunjungi langsung kita di Desa ini. dan yang lebih specialnya lagi bukan hanya Habsi Wahid yang datang langsung tetapi juga ada seorang anak Pahlawan bagi Masyarakat desa kopeang. Dialah Irwan SP Pababari putra langsung Mantan Bupati Mamuju H.Almalik Pababari”. Ungkap Nurdin Tokoh Masyarakat desa Bela dan Kopeang.

Nurdin menceritakan bahwa awal pengerjaan dan pembukaan jalan menuju Desa Bela Kopeang, itu di masa pemerintahan H. Almalik Pababari sewaktu masih menjabat sebagai Bupati Mamuju puluhan tahun silam. Selepas dari Pemerintahan H. Almalik Pababari jalan itu seolah hilang dari ingatkan dan nyaris tak tersentuh lagi oleh Pemerintah.

Namun dimasa Pemerintahan Habsi – Irwan lah mereka kembali bersemangat dengan adanya sentuhan tangan dingin Habsi – Irwan yang mulai membenahi kembali jalan mereka sama halnya yang dilakukan oleh H. Almalik Pababari ayahanda dari Irwan Satya Putra Pababari. Dan hal itu ditandai adanya alat berat yang telah dilalui rombongan dipinggir jalan sedan bekerja.

Dengan melihat kehadiran Irwan Satya Putra Pababari dihadapan mereka, Masyarakat Desa Bela Kopeang seolah orang yang pernah terjajah namun merdeka kembali. Itulah sebabnya mengapa H. Almalik Pababari Dianggap sebagai Pahlawan Masyarakat Bela Kopeang lantaran jasa dan karyanya yang nyata.

Kisah semalam Habsi – Irwan di Bela Kopeang

Keterangan Gambar : Pertemuan terbatas dan bercengkrama dengan masyarakat Bela Kopeang

Usai bertatap muka dengan masyarakat Bela Kopeang, Habsi – Irwan dan rombongan harus menginap dirumah warga lantaran waktu, situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan untuk kembali pulang saat itu.

Tidur dengan alas seadanya nampaknya itu bukan kendala bagi kedua sosok itu, H. Habsi Wahid yang lahir dari rahim seorang petani tuleng tentu itu bukan baru pertama kali yang dialaminya. Sementara H. Irwan Satya Putra Pababari mantan aktivitas Mahasiswa sudah hal yang biasa ia lakukan semasa masih status Mahasiswa.

Demikian juga dengan rombongan yang ikut nampak tidur sangat pulas bahkan ada diantara mereka yang ngorok dan menjadi bahan candaan di pagi hari sembari menyeruduk kopi kampung yang disuguhkan.

Setiap Ada Pertemuan Pasti Ada Perpisahan.

Keterangan Gambar : Perjalanan Pulang Habsi – Irwan

Usai sarapan pagi dan berkemas kini tiba saatnya Habsi – Irwan bersama rombongan harus meninggalkan Desa Bela – Kopeang, nampak diraut wajah masyarakat Desa Bela Kopeang seolah tidak ikhlas untuk ditinggal orang yang sudah dinanti nanti kedatangannya, begitupula sebaliknya Habsi – Irwan dan rombongan seolah tak ikhlas meninggal keindahan alam dan keramahan masyarakat saat menjamu mereka.

Namun begitulah pepatah mengatakan “Setiap ada pertemuan pasti ada pula perpisahan”. Dalam perjalanan pulang tentunya para penakluk jalan Bela Kopeang ini, akan kembali menguji nyali dan adrenalin dalam memacu Mobil Off Road dan motor trail mereka.

Benar saja, tantangan baru telah tiba saat hujan deras membasahi jalan tentu akan membuat tantangan baru dan dibutuhkan tenaga yang ekstra dan nyali yang cukup untuk melalui jalan tersebut.

Nampaknya perjalanan pulang berbeda saat pertama dilaluinya, sulitnya medan jalan membuat mereka sehari penuh bercengkerama dengan lumpur jalan bahkan berlanjut harus menghabiskan waktu malam mereka dijalan yang sama dengan tantangan yang sama pula bercengkerama dengan lumpur jalan.

Walau Sehari semalam menempuh perjalanan namun sedikit pun kata lelah tak terucap oleh mereka semangat gotong royong dan rasa persaudaraan tetap terjaga. Beruntung saja ada Mervie Parasan dengan ciri khasnya suka bercerita lucu jadi bahan tertawaan dijalan.

Barulah sekira pukul 12:00 siang 16/11/2020 rombongan dapat menyeberang sungai dan meninggalkan medan jalan yang begitu sulit, di seberang sungai itulah beristirahat sejenak sembari makan siang dan saling berbagi cerita lucu, tentu saja cerita lucu Mervie Parasan dinantikan.

Singkatnya, para lelaki pemberani ini melanjutkan perjalanan dengan menempuh tanjakan kurang lebih 5-7 Kilo Meter dan penurunan dengan jarak yang sama untuk bisa sampai di ibu kota Kecamatan Tapalang dan melanjutkan perjalanan ke Ibu Kota Mamuju.

Sekira pukul 16:00 barulah Calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Habsi – Irwan bersama rombongan tiba di Posko Koalisi Kerakyatan lalu beristirahat sejenek sebelum kembali kerumah masing – Masing.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *