7.184 PKM Penerima Bantuan Beras, Irwan Pababari: Saat Ini Solidaritas Yang Perlu di Tingkatan

  • Whatsapp

Mamuju – Secara simbolis Wakil Bupati Mamuju Irwan Satya Putra Pababari salurkan bantuan beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Keluarga Harapan (PKH) atas dampak Covid-19.

Penyerahan tersebut dilaksanakan di kantor dinas Sosial Kabupaten Mamuju kepada 7.184 Keluarga Penerima Manfaat se Kabupaten Mamuju, 18/09/2020.

Read More

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamuju Lutfi Muis mengatakan, program PKM bantuan beras tersebut akan berlangsung selama tiga bulan kedepan, selanjutnya bantuan tersebut akan disalurkan kepada 11 Kecamatan, 13 Kelurahan dan 88 Desa yang akan di kawal oleh TNI untuk memastikan bantuan tersebut benar – benar sampai ke penerimanya.

“Ada 7.184 penerimaan KPM bantuan beras ini dan akan di bagikan selama 3 bulan 11 kecamatan 88 Desa 13 kelurahan, Beras yang akan dibagikan tersebut ke Desa – Desa ini akan di kawal oleh TNI atau Babinsa sehingga bisa benar – benar sampai dan tepat sasaran kepada yang berhak menerimanya,” Ucap Lutfi.

Sementara Wakil Bupati Mamuju Irwan Satya Putra Pababari usai launching pembagian Bantuan beras tersebut mengatakan, awalnya pemerintah kabupaten Mamuju lebih awal sudah ingin menyalurkan bantuan tersebut namun terkendala di beberapa hal.

“Hari ini adalah hari yang baik karena Pemerintah sudah bisa menyalurkan bantuan PKH sebagai bentuk bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19, dan tentu kita berharap bantuan beras ini dapat mengurangi beban kepada kelompok penerima PKH yang ada di Kabupaten Mamuju,” Ucap Irwan SP Pababari.

Lanjut Irwan Satya Putra Pababari sebagaimana diketahui pandemi Covid-19 ini telah berdampak keberbagai aspek bukan dari aspek kesehatan saja akan tetapi juga berdampak ke aspek ekonomi, sosial dan lain sebagainya.

“Dengan kemunculan pandemi Covid-19 ini banyak tatanam sosial yang telah berubah, salah satu contohnya kita pertemuan dalam ruangan ini, itu harus pake masker, jarak dan harus rajin cuci tangan itu semua karena akibat pandemi Covid-19,” Masih Kata Irwan.

Sambungnya, kemudian dampak dari aspek ekonomi itu banyak orang yang kehilangan pekerjaan, kemudian dampak dari segi pendapatan, banyak orang yang mengalami penurunan penghasilan dalam per harinya. Sehingga dengan semua itu, kami pemerintah Kabupaten mengeluarkan perda dalam rangka menghadapi masa new normal.

Irwan Satya Putra Pababari menekankan yang harus dilaksanakan dalam masa pandemi Covid-19 ini adalah membangun solidaritas antar sesama manusia. Sejauh ini sudah ada beberapa jaring pengaman sosial yang sudah di program kan dalam rangka meminimalisir terjadinya penerima bantuan ganda bantuan sebab kita semua telah terkena dampak.

“Yang terpenting saat ini kita laksanakan adalah membangun solidaritas antar sesama dan membangun kesadaran, artinya kalau kita sudah menerima 1 bantuan dari Pemerintah janganlah menerima bantuan yang lain lagi, dan kalau bisa semisal ada tetangga atau saudara kita yang belum menerima bantuan atas dampak Covid-19 kenapa tidak kita berbagi, sebagai contoh kalau kita menerima beras 30 liter apa salahnya kalau kita berbagi 1-5 liter karena insyaAllah akan menjadi pahala untuk kita”, Tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *