Penyaluran Santunan Bertahap, “Apa Ada Sesuatu Yang Ditunggu” ?

Mamuju – Penyaluran santunan korban gempa di Kabupaten Mamuju kini menuai soroton lantaran disalurankan secara bertahap, Rabu 24/02/2021.

Riady Syam koordinator Sulbar Bergerak yang unjuk rasa di DPRD Provinsi Sulbar minggu lalu, ia kesal dengan metode penyaluran tersebut.

Read More

“Kenapa ditunda – tunda lagi kalau memang bisa tuntas dalam satu hari. Kepala Cabang Bank Mandiri kan sudah komentar bahkan merinci waktu yang digunakan dalam melayani nasabah perhari jumlah 95 orang sangat cepat sekali,” Ucapnya.

Bantuan santunan untuk keluarga korban sebaiknya dibayarkan semua tanpa perlu menunggu waktu, jangan lagi ada upaya mempermainkan masyarakat hanya karena ada kepentingan tertentu,” Sambung Riady Syam.

“Jika hal ini tidak dilakukan, maka jangan salahkan warga jika menuntut hak mereka, karena itu sudah jelas dasar hukumnya yang termaktub di permensos no 10 Tahun 2020,” Ucapnya.

Ia mendesak Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamuju harus segera menyerahkan hak masyarakat, tidak perlu membuat asumsi yang justru akan melahirkan spekulasi di publik.

Lanjut Adhi Riadi Hal lain, para penyintas gempa yang meninggal di tenda – tenda pengungsian baiknya masuk dalam kategori penerima santunan. Alasannya cukup sederhana, karena ini semua disebabkan oleh kurangnya pelayanan kesehatan yang memadai di tenda – tenda pengungsian.

Sementara Ahmad Zulkifli Ketua Umum PP IPMAPUS Sulbar juga melayangkan krituknya kepada Dinas Sosial Kabupaten Mamuju.

“Kenapa harus bertahap kah kalau memang pihak Bank Mandiri menyanggupi pelayanannya penyaluran dalam sehari atau dua hari harusnya langsung saja di salurkan karena saya rasa semua datanya sudah jelas kalaupun ada yang tidak jelas paling 1 atau 2 orang saja,” Ucapnya.

Iapun beranggapan jangan – jangan ada sesuatu hal yang ditunggu -tunggu sehingga sistem penyalurannya begitu terkesan diperlambat, tapi entahlah kalau dugaan saya ini benar publik pasti akan tau sendiri nantinya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *